Kamis, 30 Agustus 2018

PROFIL


Hallo, 
Perkenalkan nama saya Antonius Edhi Hermanto, nama panggilan saya Anton.
Saya lahir di Jakarta, tanggal 13 Februari 2000.
Saat ini saya tinggal di jalan Swadarma Raya Blok A, Rt. 02 Rw. 09 Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Indonesia.
Saya memiliki 7 bersaudara dan saya adalah anak laki laki terakhir di keluarga saya.
Sejak saya di lahirkan, saya mempunyai keturunan suku Jawa dari kedua orang tua saya, Ayah saya lahir di kabupaten Magelang (Jawa Tengah) dan Ibu saya lahir di kabupaten Kudus (Jawa Tengah), begitu pula dengan keyakinan yang saya yakini dan imani yaitu Katolik.

Kegiatan saya saat ini adalah Kuliah. Saya adalah mahasiswa di salah satu kampus ternama di Indonesia di bawah naungan Jaya Grup, yaitu UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA. Saat ini saya baru memasuki semester 1 dengan mengikuti fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV).

Saya mempunyai cita cita yang cukup banyak, dalam hidup ini kita di tuntut harus memiliki cita cita.
Cita cita saya yang pertama adalah menjadi seorang atlet bulutangkis professional.
Cita cita saya yang kedua adalah menjadi seorang atlet sepak bola professional.
Cita cita saya yang ketiga adalah menjadi seorang Guru olahraga/multimedia/bimbingan konseling/Pendidikan Kewarganegaraan.

Menjadi seorang atlet adalah impian saya sejak kecil, ingin rasanya mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional agar Negara lain pun tahu, bahwa kami bangsa Indonesia adalah Negara yang besar, memiliki prestasi yang tidak kalah dengan Negara lain. Namun dengan seiring perubahan waktu, saya juga tertarik menjadi guru agar dapat mengajarkan anak anak Indonesia menjadi pintar, cerdas, disiplin, penuh tanggung jawab, memiliki etika yang baik (sopan santun), bersikap toleransi terhadap sesama makhluk hidup, serta membangun jiwa nasionalisme agar menjadi manusia JAYA.

Jenjang karir pendidikan saya sebelum kuliah di Universitas Pembangunan Jaya, saya bersekolah di SDN 04 Pesanggrahan, SMPN 267 Jakarta, dan selanjutnya di SMK Kartika X-2 Jakarta dengan jurusan Multimedia.
Perjalanan saya kuliah di Universitas Pembangunan Jaya cukup sulit, karena saya kuliah melalui jalur beasiswa. Kebetulan di Gereja Santo Matius ada program ASAK (Ayo Sekolah Ayo Kuliah), sebuah peluang yang besar untuk kuliah dengan biaya ringan, akhirnya saya berjuang untuk mendapatkan beasiswa tersebut, dan akhirnya Puji Tuhan! Saya mendapatkan beasiswa tersebut, akhirnya pada tanggal 27 agustus 2018, dimulai lah perjalanan hidup saya selanjutnya untuk menata masa depan.

Saya memiliki kegemaran olahraga yang luar biasa, di mulai dari bulutangkis, sepak bola, lari santai, lari cepat, berenang, bela diri silat, dan juga bersepeda.
Makanan kesukaan saya adalah mie goreng buatan ibu saya, masakan beliau adalah masakan yang paling enak terbaik di dunia, dan minuman kesukaan saya adalah es teh manis.

Saat ini saya tinggal di rumah bersama Ayah, Ibu, dan juga Kakak saya.

Saya adalah tipikal pribadi yang introvert, Tidak terlalu suka keramaian. Tempat yang paling saya sukai ketika saya membutuhkan ketenangan untuk berlibur adalah di Gunung Semeru, selain di Gunung, juga di Pantai Ayah yang ada di salah satu kabupaten Jawa Tengah.
Di atas Gunung saya merasakan ketenangan, keindahan alam yang luar biasa, menikmati indahnya ciptaan Tuhan yang megah, anginnya yang bertiup dari segala arah secara bergantian, hembusan angin dan dinginnya suhu di sana dapat memberikan efek yang luar biasa dalam diri ini, dan juga hamparan awan yang bagaikan lautan yang menakjubkan mengingatkan saya pada Sang Pencipta bahwa dunia ini, alam ini harus kita jaga bersama.
Begitupula dengan pantai, saya sangat suka pantai, selain pemandangannya yang indah, pantai dapat memberikan saya ketenangan. Lagi, angin yang berhembus secara perlahan dan suara gemuruh air pantai yang megah, dapat menenangkan jiwa ini.

Selain suka dengan alam, saya juga suka mendengarkan musik, terutama dengan suara instrumental gitar, piano dan juga biola.
Tema musik atau lagu yang saya sukai adalah EDM dan juga Akustik.
Untuk musik EDM, saya penggemar dari Martin Garrix, Hardwell, Avicii, & Weird Genius.

Dan selanjutnya, hal yang paling saya tidak sukai adalah ketika saya merasakan kehilangan harga diri saya, merasa tidak di hargai serta mencoreng nama baik saya di depan umum.
Bersikap seenaknya kepada keluarga saya juga salah satu hal yang tidak saya sukai, terutama kepada Ibu saya. Karena Ibu saya adalah anugrah terindah yang saya miliki.

Saya bukan tipikal orang yang suka di atur, karena saya memiliki kehidupan sendiri, saya tahu bagaimana caranya bertindak dengan baik dan sopan, ketika ada seseorang atau sesuatu yang mengusik atau mengganggu kehidupan saya, maka saya tidak akan segan untuk menyelesaikannya dengan bijak.

Dalam hidup ini saya memiliki motto hidup, yaitu “Mati di tindas, atau bangkit melawan!” , Semboyan tersebut selalu melekat di hidup saya seperti “Merdeka atau Mati!”, semboyan yang pernah di ucapkan oleh salah satu pahlawan bangsa Indonesia, Bung Tomo.
Jiwa nasionalisme sudah melekat di hidup saya, pada saat umur saya 8 Tahun,  ketika alm. Eyang saya mengatakan bahwa “jaga negeri ini nak, kami semua telah mengorbankan darah kami, keringat kami, nyawa kami demi bangsa Indonesia agar merdeka dari penjajahan, apapun alasannya, apapun resikonya, pertahankanlah kedaulatan kemerdekaan NKRI ini sampai nanti, karena kamu adalah salah satu penerus bangsa ini. bangsa ini adalah bangsa yang besar!”. Teringat sangat ketika beliau berbicara seperti itu, beliau selalu mengucapkan motivasi agar saya selalu semangat untuk hidup agar tidak di jajah oleh teknologi yang semakin “menggila”.

Ketika upacara bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, entah mengapa saya selalu meneteskan air mata. Mungkin karena memang saya selalu mengingat perjuangan para pejuang kemerdekaan untuk memerdekakan bangsa ini.

Ketika di Tanya soal cita cita oleh Guru saya sewaktu saya di sekolah, saya selalu menjawab ingin menjadi Pemimpin besar dalam negeri ini.
Entah itu menjadi Presiden, wakil presiden, Gubernur. Atau bahkan menjadi wali kota, menteri pendidikan dan menteri olahraga (selain cita cita di bagian awal). Sebagian teman saya yang mendengar impian saya menertawakan saya, mereka piker impian saya terlalu tinggi, namun saya berpikir bahwa cara pandang mereka terlalu rendah karena menertawakan saya.

Saya tipikal orang yang kritis, berani mengambil resiko, berpikir cepat dalam mengambil keputusan, bertanggung jawab dan dapat di percaya.

Saya adalah pendengar yang baik, tidak heran jika saya memiliki teman yang cukup banyak dan dapat di jadikan sahabat yang baik.

Saya juga tipikal orang yang mudah “baper”, terlalu sensitif dalam perkataan orang, karena apa yang
saya dengar, apa yang saya rasakan, saya selalu mengguanakan perasaan dan akal pikir saya sebagai manusia normal pada umumnya.

Ketika saya marah, hal pertama yang saya lakukan adalah diam. Dan ketika saya semakin di buat marah, saya selalu menggunakan akal sehat saya terlebih dulu untuk mengatasinya, dan ketika saya semakin di buat marah maka fisik saya yang akan mengatasinya.

Sikap sombong, acuh, dengki adalah sikap yang sangat sangat saya tidak suka, ketika ada seseorang yang berbicara kepada saya dan mengatakan saya adalah orang yang sombong maka saya langsung berintropeksi diri dimana rasa sombong itu, jika itu membuatnya terasa rishi maka saya meminta maaf.

Kata “maaf” dan “terima kasih” adalah hal yang sangat penting dalam hidup ini, kalimat yang sederhana, bahkan sangat sangat sederhana, namun banyak orang yang ragu, takut, bahkan malu dalam mengucapkannya, padahal dalam 2 kalimat tersebut dapat menyelesaikan masalah. Efeknya sangat luar biasa, apalagi jika 2 kata tersebut di sampaikan dengan niat yang tulus dari hati.

Ini adalah profil yang saya buat dengan sebenar benarnya, saya harap jika memang ada kalimat yang kurang berkenan di hati kalian bagi para pembaca, saya mohon maaf.

Salam kenal dari saya, Antonius Edhi Hermanto, semoga perkenalan diri ini dapat bermanfaat bagi kalian wahai para pembaca yang terhormat, saya ucapkan terima kasih dan sekali lagi maaf jika kalimat yang saya gunakan kurang sopan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar